Yang Lebih Dahsyat Dari Dajjal

0
574

Ustad Abu Yahya Badrusalam

Dajjal adalah fitnah yg paling besar. Setiap nabi selalu mengingatkan bahaya dajjal. Dajjal bisa menyuruh awan utk menurunkan hujan, atas izin Allah. Makanya Rasul meminta kita utk berdoa agar terlindung dr dajjal setiap shalat sebelum salam. Fitnah dajjal luar biasa.

Tapi ada yg lebih dahsyat dr fitnah dajjal tsb, sesuai sabda Rasul, yaitu syirik tersembunyi atau riya. Tanpa sadar kita melakukan riya.
Hadits Rasul: umatku yg paling banyak kena penyakit nifaq/riya
Surah Al Ma’un
فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ
Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat,
الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ
(yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya,
الَّذِينَ هُمْ يُرَاءُونَ
orang-orang yang berbuat riya,
Riya akan membatalkan amal. Orang riya akan diusir oleh Allah di hari kiamat. Kalo lg shalat dan terbetik riya maka berpikirlah bahwa ngga ada gunanya ibadah karena utk dpt pujian manusia. Tapi masalahnya adalah sifat manusia adalah suka dipuji. Bukan perkara yg mudah menjauhi riya.
Bentuk2 riya :
1. Orang yg beribadah mengharapkan pujian orang. Hadits Rasul : org yg pertama kali di bakar di neraka adalah org yg belajar ilmu dan membaca quran agar disebut alim dan qori, org yg selalu bersedekah agar disebut darmawan, org mati syahid di medan perang agar disebut pahlawan. Jadi org yg riya adalah yg pertama diseret ke neraka.
2. Orang yg beribadah karena Allah tp di tengah jalan ada org yg melihatnya dan timbulah riya.
3. Orang yg menampakan wajah pucat agar dikatakan ahli ibadah
4. Orang yg meninggalkan ibadah karena takut tdk ikhlas, ingin org lain menganggap dia ikhlas.
5. Orang yg pake gamis agar disebut orang soleh.
Cara2 selamat dari riya:
1. Sebelum beramal maka introspeksi diri , tanyakan kita beramal ini utk tujuan apa. Ada org berinfaq avanza agar supaya diganti vios oleh Allah – itu termasuk riya. Kalo org beramal dg niat duniawi maka dia tdk akan mendapatkan dunia kecuali yg di takdirkan Allah tapi kalo dia berniat utk akherat maka akan Allah kokohkan dia dan Allah akan buat dunia menghampirinya. Maka biasakan utk periksa diri kita sebelum melaksanakan ibadah. Jangan mengharapkan org yg kita beri infaq utk berdoa kpd kita.
2. Ketika sedang beramal hendaknya muroqobah, mengawasi hati, jiwa kita ini spt partner dlm bisnis makanya harus kita awasi.
3. Setelah beramal maka instrospeksi lagi, apakah amal tadi ada riyanya atau tidak. Tapi ini tdk mempengaruhi pahala. Karena menurut Syaik Utsaimin sebelum dan ketika beramal adalah yg mempengaruhi pahala sedangkan sesudah beramal tdk mempengaruhi amal tsb. Tapi bangga setelah beramal akan menimbulkan ujub.
4. Sembunyikan amalan, jgn sebut2 kalo semlm abis tahajud. Usahakan kalo kita berinfaq org yg menerimanya tdk tahu kalo itu dr kita.
5. Berdoa minta pd Allah agar dihindarkan dr syirik.
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلَمُ.
Ya Allah! Sesungguhnya aku ber-lindung kepadaMu, agar tidak menyekutukan kepadaMu, sedang aku mengetahuinya dan minta ampun terhadap apa yang tidak aku ketahui.”
Yg tdk termasuk riya:
1. Beramal terang2an agar org lain termotivasi utk mengikutinya.
2. Memakai pakaian bagus, sendal bagus.
3. Ada orang beramal dg ikhlas, setelah beramal maka org2 memujinya.

Ade – Sahabat Imanuddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.