Suplemen Ramadhan

0
464

Review Kajian Maa HaaDzaa
Rabu, 31 Agustus 2016
Masjid At-Taqwa, Lottemart Head Office
Ust. Subhan Bawazier

===================

SUPLEMEN RAMADHAN

===================

Kita pernah mengalami ibadah di Bulan Ramadhan. Setelah Ramadhan berlalu akan ada suplemen Ramadhan. Setiap umat Islam yang mengerjakan ibadah pasti memiliki bekas di hatinya. Dan bekas itu membawa maslahat bagi pelakunya. Orang-orang yang beriman dan beramal shaleh akan mengimani apa yang dibawa oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Ingatlah, Ramadhan adalah penerang hidup dan pengampun dosa. Allah subhanahu wa ta’ala berjanji bagi orang-orang yang menjalankan ibadah di bulan Ramadhan akan dihapuskan dosanya setahun yang lalu. Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di mana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu pasti diampuni”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Pemahaman kebanyakan orang zaman sekarang, setelah Ramadhan berlalu semua orang menjadi suci kembali. Tidak ada manusia yang suci karena manusia pasti berbuat dosa

Orang-orang yang diampuni dosanya memiliki karakter penghuni Surga

————————————–

1. Tak mungkin berkata kecuali yang baik

Coba kita pahami, apakah kita sudah menjadi orang yang bisa menjaga perkataan kita ? Lihatlah orang-orang penghuni Surga, saat mereka terkejut mereka beristighfar. Ketika hujan mereka membaca  ”Allahumma shoyyiban nafi’an”

Tidak ada kata-kata yang tidak bermanfaat dan tidak ada celaan yang keluar dari lidahnya. Lisan itu adalah corong hati. Kalau hatinya baik maka yang diucapkan baik. Jika hatinya buruk maka ucapannya juga buruk.

————————————–

2. Karakter yang fleksibel dan mudah bergaul

Kebanyakan orang setelah mengaji atau mengikuti sunnah, mereka cenderung diam dan justru sulit bergaul. Pernyataan ini salah, karena seharusnya orang-orang yang sudah mengenal agamanya dengan baik maka mereka akan mudah sekali bergaul. Banyak juga orang-orang yang belajar agama tapi bukan penghuni Surga. Itu terjadi karena mereka belum bisa mengamalkan apa yang didapatnya

—————————————

3. Lembut ( Hayyin) dan menghidupkan suasana

Orang-orang yang memiliki karakter penghuni Surga pasti akan dicari banyak orang

—————————————

4. Sahlin ( mudah)

Orang yang tidak ribet atau repot. Dan mengetahui kekurangan dan kelebihan kehidupan di dunia. Jika ada pemimpin yang salah, maka ia mewajarinya. Dan hidupnya bermanfaat bagi orang lain

————————————-

BEKAS IBADAH

Orang yang beriman setelah selesai beribadah, ia akan tahu dan sadar bahwa dirinya diciptakan untuk beribadah. Dia akan selalu berhusnudzan kepada Allah. Dia tidak akan mengatakan bahwa takdir itu kejam. Tidak ada yang mengatakan takdir itu kejam baik dari Nabi maupun ulama

Banyak ilmu pengetahuan seperti di media televisi membawa mudharat. Dan jangan pernah mengatakan ilmu pengetahuan itu sebagai bid’ah. Pada zaman Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu beliau membangun menara masjid karena pada waktu zaman kekhalifahannya umat Islam semakin banyak. Dahulu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh Bilal radhiyallahu ‘anhu untuk mengumandangkan adzan di atas Ka’bah. Utsman radhiyallahu ‘anhu membangun menara atas inisiatifnya karena sudah ada syariat sebelumnya

Standar orang beribadah adalah ittiba dan ikhlas. Ibadah sebagai penerang hidup. Mencegah perbuatan maksiat dan kemungkaran. Justru banyak zaman sekarang Islam diatas namakan organisasi. Mereka jadi lebih mengutamakan AD-ART dibanding Al-Qur’an dan Sunnah

Kafir Belanda zaman dahulu tidak diusir oleh orang-orang yang kuat,tapi mereka diusir oleh orang-orang sederhana dan penghafal Al-Qur’an yaitu Jendral Sudirman. Artis dari luar negri masuk ke Indonesia dengan pakaian tidak senonoh dibiarkan saja dan tidak mengapa. Namun, ulama-ulama yang pergi ke luar untuk menegakkan tauhid seperti orang kebakaran jenggot. Ulama-ulama justru ditolak

Allah telah menciptakan bumi dengan berbagai fasilitas dan ketersediaan. Allah berfirman dalam Surat Al-Mulk ayat 15 :

هُوَ الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ ذَلُولاً فَامْشُوا فِي مَناكِبِها وَكُلُوا مِنْ رِزْقِهِ وَإِلَيْهِ النُّشُورُ

” Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali setelah) dibangkitkan. ”

Jangan pernah menunda-nunda perbuatan baik. Berlomba-lomba lah dalam kebaikan. Allah itu baik, dan hanya menerima yang baik-baik saja. Maka rejeki yang datang dari Allah hanyalah rejeki yang baik dan halal saja

Di antara kita banyak yang tidak menjalankan ibadah shalat tapi saat mendapat masalah ia berkata sedang diuji. Ujian apa yang dimaksud jika kita tidak melaksanakan perintah ibadah? Ujian atau cobaan adalah bentuk kasih sayang Allah subhanahu wa ta’ala untuk meningkatkan derajat hamba-Nya

Allah subhanahu wa ta’ala berikan waktu sebelas bulan setelah Bulan Ramadhan sebagai suplemen Ramadhan. Pada zaman sahabat orang-orang Yahudi dan Nasrani bisa masuk Islam hanya karena melihat cara berjalan para sahabat atau pakaian yang dikenakannya. Banyak juga orang yang baik agamanya namun tidak berefek kepada pelakunya. Beragama tanpa hukum dan dalil sehingga ketika ditanya tentang dalil dia tidak mengetahuinya

————————————-

PENUTUP

Ibadah membuat pelakunya menjadi baik dan hanya Allah subhanahu wa ta’ala yang mengetahui balasannya. Yang dimaksud dengan suplemen Ramadhan adalah waktu sebelas bulan yang Allah berikan untuk menjadi lebih baik setelah Ramadhan. Mari kita manfaatkan waktu-waktu tersebut sehingga kita dapat memiliki karakter penghuni Surga

Allahu a’lam bishowab

Dodi – Maa HaaDzaa

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.