Review Kajian: Wahai Makhluk, Inilah Firman RABBmu

0
567

Review Kajian Sunnah MaaHaadzaa
Senin, 16 Mei 2016
Masjid Al-Ikhlas, Karang Tengah Permai
Ust. Dr. Khalid Basalamah, MA
PEMBAHASAN KITAB MINHAJUL MUSLIM
______________________________

BERIMAN KEPADA AL-QUR’AN

Al-Qur’an bukanlah suatu karya tulis profesor atau Doktor. Bukan pula novel yang laris untuk dibaca. Al-Qur’an berupa wahyu dari Allah yang diturunkan untuk Malaikat Jibril dan disampaikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

Kenapa Al-Qur’an menjadi mukjizat terbaik untuk Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam? Padahal Al-Qur’an hanya sebuah tulisan. Dan sebelum Al-Qur’an sudah ada kitab Taurat, Injil, Zabur, dan suhuf Nabi Ibrahim ‘alaihis salam

Ulama sepakat mengatakan, bahwa senjata yang paling kuat yang dimiliki manusia adalah lisannya. Ternyata dari lisan itu manusia bisa membuat kata-kata yang tersusun dengan baik serta dapat membawa pengaruh besar

Seperti para Mujahidin yang selalu bertakbir di kala bertemu dengan musuhnya. Apabila seseorang berkata-kata dengan suara yang kecil maka dia akan diremehkan. Sebaliknya jika seseorang berkata-kata dengan suara yang tegas dan lugas, dia akan dihormati dan dihargai

Al-Qur’an adalah satu-satunya kitab yang terjaga sampai hari kiamat. Al-Qur’an penuh dengan keajaiban. Orang yang membacanya mendapat pahala 10 kebaikan setiap hurufnya. Mengulang-ulang dalam membacanya akan mendapatkan pelajaran dari isinya

Ciri khas Al-Qur’an adalah Muhkamat ( hukum) dan Mutasyabihat ( cerita yang berulang-ulang). Ilmu yang terdapat di dalam Al-Qur’an mencakup kehidupan manusia. Seperti ilmu alam, sejarah, umat-umat manusia, kisah para Nabi dan Rasul, orang-orang terdahulu, tentang Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan syariatnya, serta menceritakan tentang hari kiamat

Sebuah pengalaman menarik dari seorang arsitek dari Jerman, yang ingin menggabungkan arsitek masa depan dengan zaman dahulu secara klasik. Dia mengambil panduan secara klasik dari Al-Qur’an. Ketika dia membaca beberapa ayat tentang Surga yang menjelaskan bahwa Surga berada di atas yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Kemudian dia membangun sebuah rumah yang sama dengan rumahnya dengan lantai berlapis kaca, yang dibawahnya dia buat seperti saluran air yang mengalir

Suatu waktu, dia pergi dan pulang ke rumah yang baru dia bangun. Lalu dia menyalakan seluruh panel listrik dan duduk di atas sofa. 5 menit kemudian dia merasakan kepenatannya hilang seketika. Dia penasaran apa yang membuatnya begitu tenang dan tentram. Lalu dia mematikan seluruh panel satu per satu hingga yang tersisa suara gemericik air yang berada di bawah lantainya. Ternyata suara itulah yang membuatnya tenang sehingga dia masuk Islam

Dari pengalaman pendek tadi, terbukti bahwa ayat Al-Qur’an dapat membawa pengaruh besar kepada orang yang membacanya
______________________________

PENGERTIAN AL-QUR’AN

Al-Qur’an berasal dari kata ” Qara’a ” yang artinya membaca. Huruf Alif Lam yang terdapat pada tulisannya memiliki tujuan untuk memperkenalkan sesuatu. ” Karim ” berarti mulia. Al-Karim berarti sifat ” Yang Mulia “, salah satu sifat Allah subhanahu wa ta’ala

Al-Qur’an adalah kitab suci terbaik yang Allah subhanahu wa ta’ala turunkan kepada Rasul-Nya. Al-Qur’an sudah menghapus hukum-hukum dari kitab sebelumnya. Seperti halnya Allah subhanahu wa ta’ala menutup para Nabi dengan datangnya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pembawa syariat baru

Beriman kepada Al-Qur’an berarti mengimani Al-Qur’an dimana kitab tersebut adalah kitab suci yang terjaga dan tidak ada pengurangan atau penambahan sampai hari kiamat. Allah subhanahu wa ta’ala menjaga keasliannya sampai hari kiamat

Berikut ini adalah dalil Naqli dan dalil Aqli yang menerangkan tentang Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam
_______________________________

DALIL NAQLI

1. Berita dari Allah subhanahu wa ta’ala tentang Al-Qur’an

Surat Al-Furqan ayat 1. Allah berfirman :

تَبَارَكَ الَّذِي نَزَّلَ الْفُرْقَانَ عَلَىٰ عَبْدِهِ لِيَكُونَ لِلْعَالَمِينَ نَذِيرًا(1)

” Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al-Qur’an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam ”

Surat Yusuf ayat 3. Allah berfirman :
نَحْنُ نَقُصُّ عَلَيْكَ أَحْسَنَ الْقَصَصِ بِمَا أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ هَذَا الْقُرْآنَ وَإِنْ كُنْتَ مِنْ قَبْلِهِ لَمِنَ الْغَافِلِين (3)َ

“Kami menceriterakan kepadamu kisah yang paling baik dengan mewahyukan Al-Qur’an ini kepadamu, dan sesungguhnya kamu sebelum (Kami mewahyukan) nya adalah termasuk orang-orang yang belum mengetahui ”

Surat An-Nisa ayat 105. Allah berfirman :

إِنَّا أَنْزَلْنا إِلَيْكَ الْكِتابَ بِالْحَقِّ لِتَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ بِما أَراكَ اللَّهُ وَلا تَكُنْ لِلْخائِنِينَ خَصِيماً (105)

“ Sesungguhnya Kami telah menurunkan kitab kepadamu dengan membawa kebenaran, supaya kamu mengadili antara manusia dengan apa yang telah Allah wahyukan kepadamu, dan janganlah kamu menjadi penantang (orang yang tidak bersalah), karena (membela) orang-orang yang khianat,”

Surat Al-Maidah ayat 15-16. Allah berfirman :

يَا أَهْلَ الْكِتَابِ قَدْ جَاءَكُمْ رَسُولُنَا يُبَيِّنُ لَكُمْ كَثِيرًا مِمَّا كُنْتُمْ تُخْفُونَ مِنَ الْكِتَابِ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ قَدْ جَاءَكُمْ مِنَ اللَّهِ نُورٌ وَكِتَابٌ مُبِينٌ (15) يَهْدِي بِهِ اللَّهُ مَنِ اتَّبَعَ رِضْوَانَهُ سُبُلَ السَّلَامِ وَيُخْرِجُهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ بِإِذْنِهِ وَيَهْدِيهِمْ إِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ (16)

” Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepada kalian Rasul Kami, menjelaskan kepada kalian banyak dari isi Al-Kitab yang kalian sembunyikan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan kitab yang menerangkan. Dengan kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.”

Surat Thaha ayat 123-124. Allah berfirman :

{قَالَ اهْبِطَا مِنْهَا جَمِيعًا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى (123) وَمَنْ أَعْرَضَ عَنْ ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنْكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى (124)

” Allah berfirman, “Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain, maka jika datang kepada kalian petunjuk dari-Ku, lalu barang siapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka. Dan barang siapa berpaling dari per ingatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.”

Surat Fushshilat ayat 41-42. Allah berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا بِالذِّكْرِ لَمَّا جَاءَهُمْ وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ (٤١)لا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلا مِنْ خَلْفِهِ تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ (٤٢)

” Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari Al-Quran ketika (Al-Quran) itu disampaikan kepada mereka (mereka itu pasti akan celaka), padahal sesungguhnya (Al-Quran) itu adalah kitab yang mulia,(yang) tidak akan didatangi oleh kebatilan baik dari depan maupun dari belakang (pada masa lalu dan yang akan datang), yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji ”

Surat Al-Hijr ayat 9. Allah berfirman :

إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ (9)

” Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Quran, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya ”
______________________________

2. Berita dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai penerima wahyu

عَنِ الْمِقْدَامِ بْنِ مَعْدِي كَرِبَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلاَ إِنِّي أُوْتِيْتُ الْكِتَابَ وَمِثْلَهُ مَعَهُ أَلاَ يُوْشِكُ رَجُلٌ شَبْعَانُ عَلَى أَرِيْكَتِهِ يَقُوْلُ: عَلَيْكُمْ بِهَذَا الْقُرْآنِ فَمَا وَجَدْتُمْ فِيْهِ مِنْ حَلاَلٍ فَأَحِلُّوْهُ، وَمَا وَجَدْتُمْ فِيْهِ مِنْ حَرَامٍ فَحَرِّمُوْهُ وَإِنَّ مَا حَرَّمَ رَسُوْلُ اللهِ كَمَا حَرَّمَ اللهُ أَلاَ لاَ يَحِلُّ لَكُمْ لَحْمُ الْحِمَارِ اْلأَهْلِيِّ وَلاَ كُلُّ ذِي نَابٍ مِنَ السَّبُعِ، وَلاَ لُقَطَةُ مُعَاهَدٍ إِلاَّ أَنْ يَسْتَغْنِيَ عَنْهَا صَاحِبُهَا وَمَنْ نَزَلَ بِقَوْمٍ فَعَلَيْهِمْ أَنْ يَقْرُوْهُ فَإِنْ لَمْ يَقْرُوْهُ فَلَهُ أَنْ يُعْقِبَهُمْ بِمِثْلِ قِرَاهُ.

Dari Miqdam bin Ma’di Kariba Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Telah bersabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam : ‘Ketahuilah, sesungguhnya aku diberikan Al-Kitab (Al-Qur-an) dan yang seperti Al-Qur-an bersamanya. Ketahuilah, nanti akan ada orang yang kenyang di atas sofanya sambil berkata, ‘Cukuplah bagimu untuk berpegang dengan Al-Qur-an (saja), apa-apa yang kalian dapati hukum halal di dalamnya maka halalkanlah dan apa-apa yang kalian dapati hukum haram di dalamnya, maka haramkanlah.’ (Ketahuilah) sesungguhnya apa-apa yang diharamkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sama seperti yang diharamkan Allah, ketahuilah tidak halal bagi kalian keledai negeri dan tiap-tiap yang bertaring dari binatang buas dan tidak halal pula barang pungutan (kafir) mu’ahad kecuali bila pemiliknya tidak memerlukannya dan barangsiapa yang singgah di suatu kaum, maka wajib atas mereka menghormatinya. Bila mereka tidak menghormatinya, maka wajib baginya menggantikan yang serupa dengan penghormatan itu.”

————————————————

Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

———————————————–

Dari ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ حَسَدَ إِلاَّ فِى اثْنَتَيْنِ رَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ مَالاً فَسُلِّطَ عَلَى هَلَكَتِهِ فِى الْحَقِّ ، وَرَجُلٌ آتَاهُ اللَّهُ الْحِكْمَةَ ، فَهْوَ يَقْضِى بِهَا وَيُعَلِّمُهَا

“Tidak boleh hasad (ghibtoh) kecuali pada dua orang, yaitu orang yang Allah anugerahkan padanya harta lalu ia infakkan pada jalan kebaikan dan orang yang Allah beri karunia ilmu (Al-Qur’an dan As-Sunnah), ia menunaikan dan mengajarkannya.”

______________________________

3. Berimannya milyaran manusia ( kaum Muslimin) yang membacanya, menghafalkannya, dan mempelajarinya

______________________________

DALIL AQLI

1. Al-Qur’an mencakup ilmu pengetahuan seperti ilmu alam, ilmu sejarah, ilmu perundang-undangan dan hukum, serta ilmu peperangan

2. Allah subhanahu wa ta’ala menentang manusia dan jin yang membuat sesuatu yang serupa dengan Al-Qur’an

3. Al-Qur’an meliputi berita ghaib, yang belum terjadi atau yang akan terjadi. Tidak lebih dan tidak kurang

4. Jika Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan kitab suci lain kepada Rasul-Rasul sebelumnya, maka tidak dapat diingkari bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam

______________________________

PENUTUP

Al-Qur’an memiliki 4 hak. Yaitu membacanya, mentaddaburinya, menghafalkannya, dan mengamalkannya . Beriman kepada Al-Qur’an adalah mengimani bahwa hukum-hukum dan syariat di dalamnya berlaku untuk kehidupan sekarang sampai hari kiamat. Terjaga isi kandungan di dalamnya dan tidak ada penambahan atau pengurangan. Maka barangsiapa yang mengimani kitab suci Al-Qur’an, maka sebenarnya Al-Qur’an adalah petunjuk bagi orang-orang yang beriman

Dodi – MaaHaadzaa

Tinggalkan Balasan