Ramadhan Terakhir

0
827

Resume kajian siang ini di masjid Attaqwa, lotte mart, Ust. Firanda. Tema, Ramadhan Terakhir
1. Rahmat, maghfiroh , dan itsqun minan naar berlaku setiap hari, tidak seperti yg kita dengar dari hadist dhoif tentang 10 hari pertama, kedua dan ketiga.

2. Harus membedakan bulan ramadhan dibanding bulan lainnya.

3. Nabi orang paling dermawan, dan sangat lebih darmawan ketika ramadhan

4. 20 hari pertama, rosul masih menggauli para istrinya, dan membedakan 10 hari terakhir dengan menghidupkan malamnya

5. Beberapa masalah dan fiqh ramadhan :

1. Kapan liat ramadhan ? Ru’yatul hilal bukan wujuudul hilal. Ini pendapat jumhur ulama. Jika tidak terlihat , maka dilakukan takmil penyempurnaan bulan. Hisab hanya penunjang dan pendukung.

2. Kapan terakhir puasa sebelum ramadhan ?
Sehari atau dua hari kecuali buat yg terbiasa puasa

3. Kapan niat puasa ramadhan?
Malam sebelumnya. Niat puasa ramdhan di malam hari sebelumnya. Berbeda dengan niat shaum sunnah

4. Makan sahur sunnah muakkad menurut jumhur. Perbedaan puasa islam dan ahlul kitab adalah sahur. Ahlul kitab puasanya tidak sahur. Makan sahur semuanya keberkahan.

5. Jarak sahur dan azan ?
Qodro sitttina ayaaat (20-30 menit)..itu waktu paling afdhol sahur

6. Batas sampe kapan bisa sahur ?

Hatta yatabayyun minal khoitil abyadhi minal fajr..

Sampai terbit fajar

Ada perubahan aturan dari yg sebelumnya tidak boleh sahur jika sudah tidur , lalu turun surat albaqoroh diatas untuk memudahkan. Asbabun nuzul dari kejadian sahabat Qois bin Sirma Al Ansori.

7. Apakah ketika azan masih boleh makan?
Ini hanya boleh karena rukhsoh…bukan aziimah (hukum asal). Hukum asalnya ketika mulai azan, berhenti makan minum

8. Bagaimana kondisi junub padahal azan subuh sudah berkumandang ?
Shaumnya sah meski dalam kondisi junub

9. Bagaiman menyempurnakan shaum?

Shaum adalah imsak..artinya menjaga. Dalam konteks fiqh 3 hal yg dilarang : makan, minum, berhubungan badan. Ulama berkhilaf dalam hal suntikan, jika suntikan itu obat. Jika infus? Khilafiah ulama, ada yg bilang membatalkan puasa karna infus itu gizi. Sebagian lainnya bilang tidak membatalkan puasa karn tidak dinisbatkan makan minum.

10. Bagaimana yg sengaja membatalkan puasa dengan sengaja?

Jatuh dalam kebinasaan. Diriwayatkan sahabat ada yg sengaja berjima disiang hari. Rasul menyatakan bebaskan budak, tidak bisa, maka diganti dua bulan puasa berturut turut, jika tidak bisa memberikan 60 miskin. Jika tidak bisa juga, maka bertaubatlah.

11. Jika lupa gak sengaja makan minum?

Jika lupa tidak mengapa, itu rejeki dari Alloh swt. Lanjutkan puasanya.

12. Apa yg wajib bayar kafarat ?

Hanya jika jimak. Makan minum tidak usah kafarat tapi puasa batal. Hanya bertaubat pada Alloh

13. Apa yg dijaga secara maknawi ?

Menjaga agar tidak melakukan maksiat. Jaga fikiran, hati, dan lisan.

Jangan berkata kotor, jangan teriak, jika dicaci maki jangan layani, tidak usah membalas makian dan katakan saya sedang berpuasa.

Jika ghibah, maka puasa sah tapi pahala batal dan gugur.

Ibnu hazm, lebih hebat, mengatakan puasanya pun batal.

14. Ibadah apa yg paling difokuskan ?

Tilawatil quran

15. Sunnah berbuka ?
Segerakan berbuka, buka dengan korma, jika tidak ada yg manis manis, jka tidak ada air putih, berdoa ketika menjelang berbuka, buka dengan baca bismillah dan buka doa puasa (dzahabad dzomma wabtaltil..dst, atau allohuma laka sumtu..), berbuka sesuai di tempat dan waktu dia berbuka

16. Jika ragu sudah maghrib?
Harus yakin sudah malam (dengar azan, liat jam yg tepat dan akurat, liat matahari tenggelam)

Semoga puasa kita diberkahi Alloh

Agung-Maa Haadzaa

Tinggalkan Balasan