Medsos, Hukum dan Adabnya

0
981

Oleh : Ustadz Nuzul Dzikri

Media adalah alat atau sarana komunikasi. Sosial adalah masyarakat. Medsos adalah sarana masyarakat utk berbagi/sharing. Jaringan utk berbagi di internet. Fenomena sosmed seharusnya membuat seorg muslim jadi suka ke mesjid, jadi suka menjalankan sunnah. Hadits Rasulullah menyatakan bahwa sebelum kiamat akan tersebar pena, menurut ulama artinya tersebarnya informasi. Benarlah perkataan Rasul. Org yg ngerti hadits diatas maka seharusnya kita makin yakin akan segala perkatan Rasul, ttg kiamat, ttg siksa qubur.

Ulama mengatakan bahwa tidak semua tanda2 kiamat adalah hal yg negatif. Dan salah satunya yg netral adalah media sosial. Sosmed adalah media yg bisa membawa kita ke sorga atau ke neraka. Yg bisa membawa kita ke azab qubur atau nikmat qubur. Oleh karena itu seorg muslim harus tau adab dan hukumnya sosmed.

Adab dan hukum medsos..

1. Hendaknya kita membagi waktu dg proporsional; menggunakan medsos hrs tau pembagian waktunya. Allah, diri kita,keluarga kita memiliki hak2 nya oleh karena itu kita hrs dpt membagi2 waktunya. Lihat hadits Rasul kpd Abu Darda yg dikritik Rasul utk dpt membagi waktu karena dia keranjingan ibadah. Silahkan ber medsos tp jgn lupa shalat, jgn lupa datang kajian. Waktu itu ibarat pedang kalo kita tdk tebas maka dialah yg akan menebas kita. Salah satu kebaikan seseorg adalah dia meninggalkan hal2 yg sia2. Manfaatkan waktu dg sebaik2nya. Salah satu tanda Allah berpaling dr kita adalah kita disibukkan dg sesuatu yg tdk bermanfaat.

2. Sebelum memposting sesuatu hendaknya kita menyadari bahwa posting an itu akan dihisab oleh Allah. Setiap yg kita diskusikan di dlm medsos akan dihisab oleh Allah. Jangan komen kecuali itu bermanfaat bagi kita, lebih baik diam. Kalo ada org  yg sakit hati karena komen kita di sosmed akan dihisab.

3. Niat; niatkan karena Allah setiap kita melakukan sesuatu di medsos. Ketika kita buat grup dg niat utk ukhuwah maka kita akan dpt pahala ukhuwah dr Allah. Pikirlah seribu kali utk menaro sesuatu di medsos, niatnya ikhlas atau tidak. Niat ini bisa jadi lumbung pahala.

4.Memperhatikan kaedah komen; niat karena Allah, yg disampaikan benar dr segi konten dan cara penyampaian,efeknya positif

A.Budaya copy paste adalah fatal bila tdk memperhatikan kaedah diatas. Harus di cross check karena kita bisa memiliki opini yg keliru dr berita tsb, pastikan itu valid. Kalo berita ada di org2 maka biasanya akan nambah, beda sama duit, makanya cross check. Bisa jadi fasik, maksud fasik : sumber beritanya fasik (pelaku dosa2 besar), beritanya fasik yg bisa jadi disampaikan oleh org yg sholeh-org yg beriman (bisa jadi karena org tsb lupa). Pentingnya cross check. Kalo tdk cross check akan timbul salah paham dan akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah.
B. Pastikan cara penyampaian harus dg menggunakan bahasa yg terbaik. Kalo tidak maka syaiton akan mengadu domba kita. Dlm sosmed tdk ada ekspresi dan intonasi. Banyak salah pengertian di sosmed karena cara penyampaiannya. Menyampaikan hal yg penting lebih baik via telpon. Jika misi kita utk berdakwah di sosmed maka gunakan kata2 yg lembut.
C. Kita hrs memperhatikan efek dr postingan kita di medsos. Menghindarkan keburukan dlm posting itu lebih penting dr mengambil manfaat.

5. Kita harus bisa membedakan ranah publik dan ranah private, mana yg bisa di share dan mana yg tdk bisa. Hadits Rasul: apabila ada sesorg yg ajak bicara kita dan dia tengok kanan kiri dulu maka yg akan dibicarakan adalah rahasia. Walaupun dia tdk bilang rahasia. Jgn pernah di share. Seorg mukmin hrs bisa baca indikator. Kalo kita share hal yg pribadi maka kita melakukan khianat.

6. Tidak semua yg kita dengar kita sampaikan,harus di filter dulu. Cukuplah dianggap pendusta kalo kita menyampaikan setiap apa yg kita dengar (Hadits Rasul).

7. Hati2 dg ghibah di sosmed, bersihan grup kita dr ghibah. Dilarang ghibah di sosmed.

8. Waspada dg fitnah di sosmed kita. Fitnah itu hal yg bohong, ghibah itu omongin hal yg benar. Fitnah lebih parah.
AlMaidah 41-42.

9. Hati2 memberikan komentar di sosmed. Walaupun org itu jelas2 bersalah kita ngga usah komen. Seorg ulama jika melihat sesuatu yg tdk disuka , tdk ada yg membuatnya utk berkomentar kecuali dia takut bahwa dia akan terjebak ke sesuatu yg tak disuka tsb. Janganlah anda mencela terang2an dosa sodara anda karena Allah akan ampuni dosa sodara anda dan anda akan melalukan dosa tsb (Hadits Rasul).

10. Masalah2 besar dikembalikan pd ulama, ulil amri. An-Nisa 83.

11. Dakwah; sosmed menjadi media dakwah. Rambu2 dakwah di sosmed : selektif dlm memposting artikel, baca dulu artikel yg kita dpt, sebelum di dakwahi maka ilmu itu kita amalkan dulu, tdk semua artikel bagus di share, hati2 riya terselubung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.