Aqidah Golongan yang Selamat

0
931

Review Kajian Ilmiah Maa HaaDzaa
Sabtu, 24 September 2016
Masjid Al-Ikhlas, Karang Tengah Permai
Ust. DR. Ali Musri Semjan Putera, MA

===================

AQIDAH GOLONGAN YANG SELAMAT

===================

Kebanyakan orang yang menolak kebenaran karena tidak mengetahui tentang kebenaran itu sendiri. Untuk meningkatkan ilmu kita, maka kita harus mempelajarinya dan mengetahui dalil-dalilnya. Kita pasti akan berusaha membela dalil-dalil itu. Seharusnya sebagai seorang Muslim kita harus menguras pikirannya untuk menambah Iman, bukan dunia. Sebagai umat Islam kita harus mempelajari ilmu yang akan menambah keimanan kita

Ilmu yang paling penting adalah ilmu aqidah. Para ulama membagi ilmu menurut tingkat urgensinya. Ilmu merupakan pondasi untuk bangunan-bangunan lainnya. Jika pondasinya tidak kuat, maka umat Muslim sering terseret-seret dalam pemahaman yang berbeda-beda. Banyak dalil yang menunjukan, rusaknya aqidah akan merusak umatnya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

يَخْرُجُ فِـي هَذِهِ اْلأمَّةِ -وَلَمْ يَقُلْ مِنْهَا- قَوْمٌ تَحْقِرُونَ صَلاَتَكُمْ مَعَ صَلاَتِهِمْ، يَقْرَءُونَ الْقُرْآنَ لاَ يُجَـاوِزُ حُلُوقَهُمْ أَوْحَنَاجِرَهُمْ، يَمْرُقُونَ مِنَ الدِّينِ مُرُوقَ السَّهْمِ مِنَ الرَّمِيَّةِ.

“Akan keluar di dalam umat ini -beliau tidak mengatakan di antaranya- suatu kaum yang kalian menganggap remeh shalat kalian dibandingkan shalat mereka, mereka membaca al-Qur-an namun tidak melewati kerongkongan mereka, mereka keluar dari agama bagaikan anak panah yang keluar dari busurnya.” [HR. Al-Bukhari]

Yang dimaksud dengan hadits ini adalah kaum Khawarij. Kaum ini muncul di masa kekhalifahan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu. Ada sekelompok orang yang membaca Al-Qur’an seperti sekelompok suara lebah yang berdengung, tapi apa yang mereka baca tidak mereka amalkan sama sekali. Semua akan sia-sia jika aqidahnya tidak benar

Misi utama aqidah adalah dakwah tauhid. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kepada umatnya pertama kali adalah dakwah tauhid. Jika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyuruh masyarakat Mekkah untuk meninggalkan zina, khamr, atau membunuh, maka mereka tidak akan meninggalkannya. Seperti saat diharamkannya khamr dalam beberapa fase, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu berdo’a kepada Allah subhanahu wa ta’ala untuk meminta kejelasan hukum tentang khamr. Saat turun ayat mengenai itu, maka para sahabat tanpa pikir panjang lagi membuang semua kendi-kendi yang berisi khamr tersebut

Mereka semua melakukan hal itu karena berpegang teguh kepada Aqidah. Karena orang yang beriman yakin akan mengalami kematian dan Allah telah memastikan rejeki mereka memang sudah habis waktunya di dunia. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menerangkan, bahwa akan datang suatu kaum yang diperebutkan oleh kaum yang lain. Kemudian para sahabat bertanya, ” Ya Rasulullah, apakah jumlah kami sedikit waktu itu? ” Kata beliau, ” tidak, jumlah kalian banyak sekali. Tapi kalian seperti buih di lautan. Tidak ada sama sekali manfaatnya”.

Yang dimaksud dengan buih adalah sesuatu yang tidak mempunyai mutu, hanya pengekor bukan pelopor. Tidak berprinsip dan tidak berbekas. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengabarkan, ” bersegeralah kalian beramal shaleh sebelum gelap gulita “. Yang dimaksud dengan gelap gulita adalah orang yang tidak punya arah. Kebanyakan orang memikirkan dunia dan lalai dalam akhirat. Luangkanlah waktu untuk belajar ilmu agama

Tata cara dalam belajar atau menuntut ilmu

————————————-

1. Membawa Pena dan Buku Catatan

Ikatlah ilmu dengan menulis. Karena seseorang yang datang ke majelis ilmu tanpa membawa pena dan catatan hanya akan mengambil ilmunya dari telinga saja. Jika beberapa hari berlalu, ia akan lupa dengan apa yang ia dengar jika ia tidak mengulang ilmu tersebut dari catatannya

————————————–

2. Jangan Seperti Wisata Kuliner ( Coba-coba)

Orang yang belajar puluhan tahun tidak akan mendapat ilmu apa-apa jika tidak diamalkan. Sama halnya seperti orang yang mempunyai ramuan tapi tidak mengetahui apa yang akan diraciknya

————————————–

Dalam mengarang sebuah buku, mulailah dengan kalimat “Bismillah”. Tujuannya adalah untuk mencontoh kalamullah ( Al-Qur’an). Mengapa dimulai dengan “Bismillah” ? Karena untuk memulai perbuatan baik ada baiknya mengucap kalimat “Bismillah”

Menurut Ibnu Katsir rahimahulllah, kalimat Bismillah ditujukan untuk memulai kegiatan yang positif. Adapun kalimat Tasmiyah dengan Basmalah adalah berbeda. Kalimat Basmalah adalah kalimat ” Bismillah” yang dibaca lengkap beserta dengan Asmaul Husna ( Bismillah hirrahman nirrahiim). Sedangkan Tasmiyah adalah hanya dengan mengucap “Bismillah” saja

————————————-

Makna Bismillah

Maksud dari kalimat ini ada beberapa motivasi yakni meminta tolong kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengharapkan berkah dari-Nya. Yang dimaksud berkah adalah baik dari kuantitas dan kualitasnya

Makna dari Bismillah karena terdapat tiga nama Allah, yaitu Allah, Ar-Rahman dan Ar-Rahim. Dari tiga nama ini mengandung unsur Uluhiyah. Segala perbuatan diikhlaskan karena Allah semata

—————————————

Perbedaan Ar-Rahman dengan Ar-Rahim

Ar-Rahman adalah kasih sayang Allah secara umum (seluruh makhluk), termasuk orang kafir di dalamnya. Orang kafir juga dapat makan karena kasih sayang-Nya. Sedangkan Ar-Rahim adalah kasih sayang Allah secara khusus, bagi orang-orang yang beriman saja.

Ar-Rahman berlaku di dunia, seperti makan, mendapatkan uang, dan sebagainya. Sedangkan Ar-Rahim berlaku di akhirat. Kalimat Ar-Rahman ditujukan hanya kepada Allah saja. Kalimat Ar-Rahim bisa ditujukan kepada makhluk, seperti kasih sayang ibu kepada anaknya.

—————————————

Waktu-waktu Diucapkannya Bismillah

1. Bercampurnya suami dan istri
2. Saat hendak menyantap makanan
3. Membaca do’a pagi dan sore
4. Saat menyembelih
5. Saat masuk Masjid
6. Saat keluar rumah
7. Saat menghadapi kecelakaan ( tergelincir)
8. Memasukkan mayit ke dalam liang lahat
9. Membuka baju atau meletakkan baju
10. Menutup atau mengunci pintu
11. Saat meruqyah

Allahu a’lam

Dodi

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.